Lingkaran merupakan salah satu jenis bangun datar. Bangun datar ini memiliki karakteristik dan rumus perhitungan yang berbeda dengan bangun datar lainnya. Nah, pada artikel ini akan dibahas secara tentang 10 ciri-ciri lingkaran beserta unsur-unsur dan rumusnya.
Lingkaran adalah bangun datar yang terbentuk oleh himpunan titik-titik yang memiliki jarak yang sama terhadap satu titik pusat. Jarak antara titik pusat dengan titik-titik pembentuknya dinamakan jari-jari.
Selain jari-jari, lingkaran juga memiliki diameter yang merupakan jarak antara titik-titik pembentuk lingkaran yang melalui titik pusat. Dimensi pada jari-jari dan diameter inilah yang digunakan dalam rumus perhitungan lingkaran.
10 Ciri-Ciri Lingkaran Beserta Unsur-Unsur Dan Rumusnya
Lingkaran merupakan satu-satunya bangun datar yang memiliki satu sisi dan tidak memiliki titik sudut. Dalam kehidupan sehari-hari, banyak dijumpai benda berbentuk lingkaran, contohnya uang logam, jam dinding, dan roda sepeda.
Berikut adalah 10 ciri-ciri yang dimiliki oleh bangun datar lingkaran:
- 1. Memiliki 1 titik pusat (O)
- 2. Memiliki 1 sisi berbentuk garis lengkung
- 3. Tidak memiliki titik sudut
- 4. Memiliki jari-jari (OA/OB/OC)
- 5. Memiliki diameter (AB)
- 6. Memiliki sumbu simetri tak terhingga
- 7. Memiliki simetri lipat tak terhingga
- 8. Memiliki simetri putar tak terhingga
- 9. Merupakan kurva tertutup beraturan
- 10. Jumlah sudut lingkaran adalah 360°
Setiap bangun datar memiliki unsur-unsur pembentuk bangunnya. Berikut merupakan 10 unsur yang terdapat pada lingkaran dan penjelasannya masing-masing.
Titik pusat (O) adalah sebuah titik yang terletak tepat di tengah-tengah lingkaran. Titik ini memiliki jarak yang sama dengan sisi lingkaran mana saja.
Jari-jari (OA) adalah jarak dari titik pusat dengan sisi lingkaran. Lingkaran memiliki jumlah jari-jari tak terhingga yang panjangnya selalu sama.
Diameter (AB) adalah jarak antara sisi dengan sisi lingkaran lainnya yang melewati titik pusat. Panjang diameter sama dengan dua kali jari-jari lingkaran.
Busur (BC) adalah garis lengkung yang menghubungkan dua titik pada sisi lingkaran. Busur terpanjang pada lingkaran merupakan keliling lingkaran.
Tali busur (BC) adalah garis lurus yang menghubungkan dua titik pada sisi lingkaran. Berbeda dengan diameter, tali busur tidak melewati titik pusat.
Tembereng adalah luas daerah yang berada di dalam lingkaran yang dibatasi oleh busur (BC) dan tali busur (BC).
Juring (BOE) adalah luas daerah yang berada di dalam lingkaran yang dibatasi oleh dua buah jari-jari dan sebuah busur.
Apotema (OD) adalah jarak tegak lurus antara titik pusat dengan tali busur lingkaran. Garis apotema selalu bersifat tegak lurus dengan tali busur.
Sudut pusat (a°) adalah sudut yang terbentuk oleh dua buah jari-jari lingkaran yang berpotongan di titik pusat.
Sudut keliling (b°) adalah sudut yang terbentuk oleh dua buah tali busur yang berpotongan di sisi lingkaran.
Lingkaran merupakan bangun datar yang memiliki sifat-sifat istimewa. Sehingga bentuknya sering diterapkan dalam berbagai desain. Hal inilah yang menjadikan rumus perhitungannya sangat penting untuk dipelajari.
Luas lingkaran merupakan besar daerah yang dibatasi oleh sisinya. Rumus untuk menghitung luas lingkaran adalah:
Keterangan:
L = luas lingkaran
π = 22/7 atau 3,14
r = jari-jari
Contoh Soal
Berapakah luas lingkaran yang memiliki jari-jari 7 cm?
Penyelesaian:
L = π x r²
L = 22/7 x 7²
L = 22/7 x 49
L = 154 cm².
Keliling lingkaran merupakan panjang total ukuran sisi lingkaran. Rumus untuk menghitung keliling lingkaran adalah:
Keterangan:
K = keliling lingkaran
π = 22/7 atau 3,14
r = jari-jari
Contoh Soal
Berapakah keliling lingkaran yang memiliki jari-jarinya 14 cm?
Penyelesaian:
K = 2 x π x r
K = 2 x 22/7 x 14
K = 2 x 44
K = 88 cm.
Demikianlah pembahasan mengenai 10 ciri-ciri beserta unsur-unsur dan rumusnya. Semoga bermanfaat.
Home Appliance
Berita Olahraga
Lowongan Kerja
Berita Terkini
Berita Terbaru
Berita Teknologi
Seputar Teknologi
Berita Politik
Resep Masakan
Pendidikan

